Showing posts with label Makanan. Show all posts
Showing posts with label Makanan. Show all posts

Monday, December 28, 2020

5 Makanan dan Minuman Fermentasi untuk Kesehatan

 

RAJABANDARQ

Myrenew22 - Fermentasi tak hanya membantu mengawetkan makanan. Makanan dan minuman fermentasi juga dapat meningkatkan jumlah bakteri baik atau probiotik di usus yang dapat memberikan manfaat untuk kesehatan.

Probiotik telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya termasuk pencernaan yang lebih baik, menjaga sistem kekebalan tubuh, dan membantu penurunan berat badan.

Ada beberapa makanan dan minuman fermentasi yang baik dikonsumsi untuk kesehatan pencernaan Anda. Berikut melansir RajabandarQ.


1. Kefir

Kefir adalah susu yang difermentasi. Umumnya, kefir hadir sebagai minuman yang kental dengan rasa yang tajam.

Penelitian menunjukkan bahwa kefir memiliki banyak manfaat, mulai dari pencernaan, mencegah peradangan, hingga menjaga kesehatan tulang.

Sebuah penelitian pada tahun 2003 menemukan bahwa kefir terbukti meningkatkan pencernaan laktosa pada orang dengan intoleransi laktosa. Mereka dengan intoleransi laktosa tidak dapat mencerna gula dalam produk susu yang mengakibatkan gejala seperti kram, kembung, dan diare.

Studi lain menemukan, konsumsi 200 ml kefir setiap hari selama enam pekan dapat menurunkan penanda peradangan. Peradangan menjadi salah satu kontributor yang memicu timbulnya berbagai penyakit kronis seperti jantung dan kanker.

Kefir juga dapat meningkatkan kesehatan tulang. Studi menemukan konsumsi kefir pada orang osteoporosis meningkatkan kepadatan mineral tulang.


2. Tempe

Tempe terbuat dari fermentasi kacang kedelai. Pengganti daging berprotein tinggi ini dapat dikonsumsi dengan dipanggang, dikukus, atau ditumis.

Selain kandungan probiotiknya yang mengesankan, tempe juga kaya nutrisi yang dapat meningkatkan kesehatan Anda. Protein dalam kedelai telah terbukti membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Selain itu, tempe juga ditemukan dapat berperan sebagai antioksidan. Antioksidan membantu mengurangi penumpukan radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis.Situs BandarQ


3. Kombucha

Kombucha merupakan teh fermentasi bersoda, asam, dan beraroma. Kombucha terbuat dari teh hijau dan teh hitam yang mengandung khasiat untuk kesehatan.

Penelitian menemukan, minum kombucha dapat membantu mencegah keracunan hati dan kerusakan lain yang disebabkan oleh paparan bahan kimia berbahaya.

Studi lain juga menemukan, kombucha dapat menyebabkan kematian sel kanker dan memblokir penyebaran sel kanker. Selain itu, beberapa penelitian lain juga menemukan bahwa minuman ini membantu mengurangi kadar gula darah, trigliserida, dan kolesterol jahat.

Namun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hal tersebut.


RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


4. Miso

Miso kerap ditemukan dalam hidangan sup, yang umumnya dijadikan menu sarapan masyarakat Jepang.

Sebuah studi menemukan, konsumsi sup miso dapat menurunkan risiko kanker payudara dan stroke. Miso juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah dan melindungi kesehatan jantung.

Namun, lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengevaluasi efek kesehatan miso.


5. Kimchi

Kimchi diklaim bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi resistensi insulin. Resistensi insulin dalam waktu lama dapat mengakibatkan kadar gula darah tinggi.

Sebuah penelitian pada orang dengan pradiabetes menemukan, konsumsi kimchi dapat menurunkan resistensi insulin, tekanan darah, dan berat badan. Daftar RajabandarQ



Share:

Saturday, July 11, 2020

Awas! Makan Garam Berlebih Bisa Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Sistem kekebalan tubuh sangat diperlukan untuk menangkal berbagai penyakit, apalagi di tengah pandemi.

Awas! Makan Garam Berlebih Bisa Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Myrenew22 - Makan makanan dengan tinggi garam tidak hanya buruk untuk tekanan darah seseorang, tetapi juga untuk sistem kekebalan tubuh. 

Hal ini telah disimpulkan dalam penelitian di bawah kepemimpinan University Hospital Bonn. 

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Science Translational Medicine.

Dilansir dari RajabandarQ, sukarelawan manusia yang mengonsumsi enam gram garam tambahan per hari juga menunjukkan kekurangan kekebalan tubuh.  Jumlah ini sesuai dengan kandungan garam dari dua makanan cepat saji. 

Menurut rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah maksimum garam yang harus dikonsumsi orang dewasa adalah 5 gram, kira-kira satu sendok teh. 

Namun kenyataannya, banyak orang yang melebihi batas ini. Robert Koch Institute menunjukkan bahwa rata-rata pria mengonsumsi sepuluh gram garam, sementara wanita lebih dari delapan gram sehari.

Bagaimanapun, natrium klorida yang merupakan nama dari garam ini meningkatkan tekanan darah dan dengan demikian meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. 


"Kami sekarang telah dapat membuktikan untuk pertama kalinya bahwa asupan garam yang berlebihan juga secara signifikan melemahkan sistem kekebalan tubuh," jelas Prof. Dr. Christian Kurts dari Institute of Experimental Immunology di University of Bonn.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Ilustrasi garam. (Shutterstock)

Temuan ini terbilang tidak terduga karena beberapa studi menunjukkan arah yang berlawanan. Sebagai contoh, infeksi dengan parasit kulit tertentu pada hewan laboratorium sembuh lebih cepat secara signifikan jika mengkonsumsi makanan tinggi garam.

"Hasil kami menunjukkan bahwa generalisasi ini tidak akurat," tegas Katarzyna Jobin, penulis utama studi ini, yang sejak itu dipindahkan ke Universitas Würzburg. 

Ada dua alasan mengapa parasit kulit tertentu sembuh lebih cepat secara signifikan jika mengkonsumsi makanan tinggi garam. Pertama, tubuh menjaga konsentrasi garam dalam darah dan berbagai organ sebagian besar konstan. Situs BandarQ

Kalau tidak, proses biologis yang penting akan terganggu. Satu-satunya pengecualian utama adalah kulit karena berfungsi sebagai penampung garam tubuh. 

Inilah sebabnya asupan tambahan natrium klorida bekerja sangat baik untuk beberapa penyakit kulit. Sebaliknya, natrium dalam tubuh akan disaring oleh ginjal dan diekskresikan dalam urin. 

Nah, di sinilah mekanisme kedua berperan, ginjal memiliki sensor natrium klorida yang mengaktifkan fungsi ekskresi garam. 

Tetapi, sebagai efek samping yang tidak diinginkan, sensor ini juga menyebabkan apa yang disebut glukokortikoid menumpuk di dalam tubuh. Hal ini pada gilirannya menghambat fungsi granulosit, jenis sel imun yang paling umum dalam darah.


Pada sukarelawan manusia, asupan garam yang berlebihan juga mengakibatkan peningkatan kadar glukokortikoid yang menghambat sistem kekebalan tubuh. PROAKUN

Baca Juga - Tidak Mengganti Air Rebusan Mi Instan Ternyata Lebih Baik, Ini Penjelasannya


 RAJABANDARQ

Share:

Saturday, July 4, 2020

10 Makanan yang Dapat Menjaga Kesehatan Paru-paru


Beberapa makanan kaya nutrisi diketahui dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru Anda, mulai dari apel hingga kakao.

Ilustrasi buah Apel

Myrenew22 - Isu kesehatan saluran pernapasan belakangan kerap jadi sorotan. Covid-19 yang menyerang sistem pernapasan membuat banyak orang berusaha untuk menjaga organ paru-paru tetap sehat. Beberapa makanan diketahui dapat menjaga kesehatan paru-paru.

Belum usai Covid-19, peneliti China menemukan virus flu babi anyar yang dinilai berpotensi menjadi pandemi. Sama halnya dengan SARS-CoV-2, virus flu babi genotip 4 (G4) ini menyerang sistem pernapasan manusia.

Sistem pernapasan, termasuk di dalamnya paru-paru, memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan secara utuh. Paru-paru berfungsi menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah.

Beberapa makanan kaya nutrisi ditemukan dapat mengurangi kerusakan paru-paru. Berikut makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru, melansir RajabandarQ.


1. Buah bit


Bit mengandung senyawa yang dapat mengoptimalkan fungsi paru-paru. Bit kaya akan nitrat yang telah terbukti bermanfaat menjaga fungsi paru-paru. Nitrat membantu mengendurkan pembuluh darah dan mengoptimalkan proses pengambilan oksigen.

Selain itu, bit juga dikemas dengan kandungan magnesium, potasium, vitamin C, dan senyawa antioksidan yang semuanya penting untuk kesehatan paru-paru.


2. Apel


Sejumlah penelitian telah menunjukkan, konsumsi apel secara teratur dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru. Konsumsi lima atau lebih apel per pekan ditemukan dapat memperkuat fungsi paru-paru dan menurunkan risiko penyakit paru obstruktif kronis (COPD).

Asupan apel juga ditemukan dapat menekan risiko asma dan kanker paru-paru. Kandungan antioksidan dalam apel seperti flavonoid dan vitamin C disebut berkontribusi memberikan manfaat satu ini.


3. Labu


Labu mengandung berbagai senyawa yang mempromosikan kesehatan paru-paru. Labu kaya akan karotenoid, termasuk beta karoten, lutein, dan zeaxanthin, dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat.

Studi menunjukkan bahwa kadar karotenoid dalam darah yang tinggi dapat memperkuat fungsi paru-paru pada orang dewasa. Situs BandarQ


4. Kunyit


Kunyit telah lama dikenal sebagai obat herbal karena sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dimilikinya, termasuk untuk paru-paru.

Sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.478 orang menemukan bahwa asupan kunyit dapat meningkatkan fungsi paru-paru, terlebih pada kelompok perokok.


5. Tomat


Tomat menjadi salah satu sumber likopen dan karotenoid terbaik. Keduanya diketahui dapat meningkatkan kesehatan paru-paru.


Konsumsi tomat terbukti mengurangi peradangan pada saluran pernapasan dan meningkatkan fungsi paru-paru pada orang dengan COPD.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Ilustrasi buah tomat

6. Teh hijau


Kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) yang ada di dalam teh hijau bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan tersebut telah terbukti dapat menghambat fibrosis paru atau jaringan akut pada paru.

Fibrosis paru merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan jaringan akut pada paru yang progresif. Beberapa penelitian menemukan bahwa EGCG dapat membantu mengatasi fibrosis paru. Sejumlah ahli juga menemukan beberapa pasien yang telah sembuh dari Covid-19 mengalami komplikasi berupa fibrosis paru.

7. Edamame


Kacang edamame mengandung senyawa antioksidan yang disebut isoflavon. Diet kaya isoflavon ditemukan dapat menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk COPD.

Asupan isoflavon juga secara signifikan dapat meningkatkan fungsi paru-paru dan mengurangi gejala sesak napas. PROAKUN

8. Minyak zaitun


Minyak zaitun dikenal kaya akan manfaat kesehatan, salah satunya untuk paru-paru Sebuah penelitian yang melibatkan 871 peserta menemukan bahwa asupan minyak zaitun dapat menekan risiko asma.

Selain itu, diet Mediterania yang kaya akan minyak zaitun juga telah terbukti bermanfaat untuk paru-paru pada perokok serta orang-orang dengan COPD dan asma.

9. Yogurt


Yogurt kaya akan kalsium, kalium, fosfor, dan selenium. Penelitian menemukan, nutrisi-nutrisi tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan paru-paru dan melindunginya dari risiko COPD.

10. Kakao


Produk kakao dan cokelat diketahui mengandung antioksidan yang tinggi. Kakao juga mengandung senyawa theobromine yang membantu mengendurkan saluran udara di paru-paru.


Asupan kakao telah dikaitkan dengan risiko gejala pernapasan akibat alergi yang lebih rendah. Kakao juga dapat melindungi paru-paru dari pertumbuhan sel kanker.

Baca Juga - 7 Manfaat Beras Merah, Jaga Kesehatan Jantung Hingga Tulang


RAJABANDARQ

Share:

LIVE CHAT

Copyright © ASHLEY | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com