Showing posts with label virus corona. Show all posts
Showing posts with label virus corona. Show all posts

Wednesday, August 19, 2020

Alasan Nyamuk Jadi Hewan Paling Mematikan di Dunia

Nyamuk adalah hewan paling mematikan di seluruh dunia. Hal ini diungkapkan Bill Gates saat mosquito week sekaligus untuk peringatan Hari Nyamuk Sedunia.

Myrenew22 - Bill Gates, Pendiri Microsoft dalam blog pribadinya GatesNotes menyebut bahwa nyamuk adalah hewan paling mematikan di dunia. Hal ini diungkapkannya sebagai bagian dari Mosquito Week. 

Untuk diketahui setiap tanggal 20 Agustus diperingati sebagai Hari Nyamuk Sedunia. 

Dia mengatakan nyamuk jauh lebih mematikan daripada hiu terbesar sekalipun.

Gates Gates menuturkan sebagian besar kematian akibat malaria terjadi di negara-negara termiskin di dunia. Penyakit malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk terus berlangsung meski terjadi pandemi virus corona Covid-19.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


"Nyamuk tidak mempraktikkan jarak sosial. Mereka juga tidak memakai masker. Saat Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, penting untuk diingat bahwa hewan paling mematikan di dunia belum berhenti selama pandemi ini," ujar Gates dikutip dari RajabandarQ.

Namun sebenarnya ini bukanlah hal baru. Sejak beberapa tahun lalu, nyamuk memang sudah 'dinobatkan' jadi hewan paling mematikan di dunia.


Mengutip laman Barcelona Institute for Global Health, pada 2017 lalu, serangga kecil ini membunuh setidaknya 700 ribu orang tiap tahunnya.

Apa yang membuat nyamuk jadi hewan mematikan di dunia? Perlu diketahui, yang membuatnya berbahaya adalah kemampuannya menularkan virus atau parasit lain yang menyebabkan penyakit mematikan. Ada banyak jenis penyakit yang ditularkan pun bermacam-macam, termasuk malaria, demam berdarah, Japanese ensefalitis, sampai zika.

Setiap tahun, malaria saja, yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles, membunuh 400.000 orang (terutama anak-anak) dan melumpuhkan 200 juta lainnya selama berhari-hari. 

Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk lainnya termasuk demam berdarah, yang menyebabkan 50 hingga 100 juta kasus per tahun di seluruh dunia, demam kuning, yang memiliki angka kematian tinggi, atau Japanese ensefalitis, yang menyebabkan lebih dari 10.000 kematian per tahun, sebagian besar di Asia.


Mengutip Situs BandarQ, dalam 30 tahun terakhir, kasus demam berdarah di seluruh dunia telah meningkat 30 kali lipat. Empat puluh persen populasi dunia, sekitar 3 miliar orang, tinggal di daerah dengan risiko demam berdarah. Dengue seringkali menjadi penyebab utama penyakit di area berisiko.

Kemampuan mereka membawa virus dan penyakit ini didukung pula dengan kemampuan adaptasi mereka yang tinggi. Nyatanya, nyamuk sangat pandai beradaptasi dengan lingkungan baru dan intervensi apa pun yang kita gunakan untuk melawannya.

Ilustrasi nyamuk

Misalnya, Aedes aegypti yang menjadi vektor demam kuning, zika, demam berdarah, dan lain-lain, telah beradaptasi dengan sangat baik pada lingkungan perkotaan. 

Nyamuk ini dapat bertelur di berbagai wadah di luar dan di dalam ruangan. 

Banyak spesies nyamuk, termasuk Anopheles, telah mengembangkan ketahanan terhadap berbagai insektisida yang banyak digunakan dan telah mengubah kebiasaan makan mereka untuk menghindari kelambu dan rumah yang disemprot insektisida. Daftar RajabandarQ

"Nyamuk adalah makhluk yang sulit dihadapi. Mereka terus-menerus menghindari apa pun yang kami coba lakukan terhadap mereka," kata ahli entomologi ISGlobal, Krijn Paaijmans.


Ada lebih dari 2.500 spesies nyamuk, dan mereka ditemukan di setiap wilayah di dunia kecuali Antartika.

Baca Juga - Benarkah Kita Lebih Kebal Covid-19 Jika Sudah Terkena Flu Biasa?


 RAJABANDARQ

Share:

Tuesday, August 18, 2020

Benarkah Kita Lebih Kebal Covid-19 Jika Sudah Terkena Flu Biasa?

Peneliti mengatakan sel T memori dapat mengingat infeksi yang pernah ada sebelumnya.

Benarkah Kita Lebih Kebal Covid-19 Jika Sudah Terkena Flu Biasa?

Myrenew22 - Sebuah artikel yang terbit di Science baru-baru ini memberikan penjelasan yang mungkin mengapa Covid-19 dapat mematikan bagi beberapa orang, dan bisa tidak terdeteksi pada yang lainnya.

Para ilmuwan dari La Jolla Institute for Immunology di California menunjukkan jenis virus corona yang menyebabkan flu biasa dapat menghasilkan respons kekebalan yang menyerupai bagian kunci dari respons kekebalan SARS-CoV-2.

embuat Covid-19 tidak terlalu parah.

"Ini dapat membantu menjelaskan mengapa beberapa orang menunjukkan gejala yang lebih ringan dari virus corona sementara yang lain sakit parah," kata salah satu penulis studi Daniela Weiskopf, Ph.D.

Para peneliti menyelidiki 'sel T memori', yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sel ini mengingat virus yang ditemui tubuh sepanjang hidup seseorang.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Antibodi di dalam tubuh (berbentuk Y) (Freepik)

Ketika tubuh terkena virus itu lagi, sel T memori mampu mengidentifikasi penyerang tersebut dan mengaktifkan sistem kekebalan untuk melawannya.


"Memiliki respons sel T yang kuat, atau lebih baik dapat memberi tubuh kesempatan untuk meningkatkan respons yang lebih cepat dan lebih kuat," jelas Alessandro Sette, rekan penulis studi dan profesor di LJI, dilansir dari RajabandarQ.

Hasil ini didapat dari sampel peserta yang tidak pernah terpapar SARS-CoV-2 untuk melihat apakah mereka memiliki reaksi kekebalan silang dari paparan virus corona flu biasa sebelumnya.

Peneliti menemukan para peserta dapat menghasilkan sel T memori yang sama reaktifnya terhadap SARS-CoV-2 dan empat virus corona flu biasa lainnya.

Studi baru ini memperluas laporan sebelumnya dari Profesor Shane Crotty, Ph.D., dari LJI, dan Sette Lab yang menemukan 40 persen hingga 60 persen orang yang tidak pernah terpapar Covid-19 memiliki sel T yang bereaksi terhadap SARS-CoV-2.

Sementara beberapa sel T reaktif silang menargetkan protein lonjakan SARS-CoV-2 ('alat' virus untuk mengikat sel manusia), sel T memori yang sudah ada juga menargetkan protein SARS-CoV-2 lainnya.

Penulis peneliti di Sette Lab mengatakan studi ini penting karena sebagian besar kandidat vaksin menargetkan protein lonjakan.


Reaktivitas silang ini terhadap protein lain juga berpotensi meningkatkan peluang kemanjuran vaksin Covid-19. Situs BandarQ

Antibodi di dalam tubuh (berbentuk Y) (Freepik)

Meski begitu, Sette mengatakan temuan studi itu spekulatif dan dibutuhkan lebih banyak data, terlebih studi ini dinilai terlalu awal dilakukan.

Bahkan, Dr. Aaron E. Glatt, ahli epidemiologi, dan rekan dari Infectious Diseases Society of America, mengatakan dirinya tidak akan bergantung pada infeksi sebelumnya.

"Beberapa makalah bahkan mengatakan bahwa vaksinasi influenza sebelumnya mungkin memberikan perlindungan, tetapi saya pasti tidak akan bergantung pada infeksi sebelumnya untuk mengasumsikan kekebalan terhadap Covid-19 saat ini," Daftar RajabandarQ


Ia menekankan bahwa setiap orang masih harus memakai masker dan menjaga jarak sosial dengan benar.

Baca Juga - Ingin Terhindar Dari Kematian Dini? Konsumsi Protein Nabati, Yuk!


 RAJABANDARQ

Share:

Friday, June 12, 2020

Cara Mencegah Penularan Virus Corona Melalui Mata

Selain melalui hidung dan mulut, infeksi virus corona (Covid-19) juga dapat menular melalui mata. Bagaimana cara mencegahnya?

Young tired working woman at work

Myrenew22 - Selain melalui hidung dan mulut, infeksi virus corona (Covid-19) juga dapat menular melalui mata. 

Cara mencegah penularan virus corona lewat mata dapat dilakukan dengan menerapkan sejumlah protokol proteksi.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Situs BandarQ menyatakan peluang penularan virus corona tanpa pelindung mata adalah 16 persen dibanding 5,5 persen saat menggunakan pelindung mata.

Berdasarkan studi itu, pelindung mata yang efektif adalah pelindung wajah atau face shield, kacamata google, visor, dan kacamata biasa.

Penelitian besar yang dibiayai oleh WHO ini didapat setelah menganalisis 172 studi di 16 negara di seluruh dunia.

"Mengenakan masker atau penutup wajah tampaknya mengurangi risiko terpapar virus corona hingga 85 persen.

Dan mengenakan kacamata atau pelindung wajah tampaknya mengurangi risiko hingga 78 persen," kata ahli dari University of Oxford profesor Trish Greenhalgh menanggapi penelitian ini, dikutip dari RajabandarQ.


Berikut cara mencegah penularan virus corona lewat mata.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


1. Tidak menyentuh mata secara langsung


Hilangkan kebiasaan menyentuh dan mengusap mata dengan tangan. 

Pastikan tangan Anda selalu bersih dengan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir.

2. Menggunakan proteksi mata


Gunakan pelindung untuk bagian mata yang menutup area sekitar mata. 

Pelindung yang dapat digunakan adalah face shield, visor, dan kacamata google. Semakin tertutup semakin kecil risiko penularan lewat mata.

3. Ganti lensa kotak dengan kacamata


Bagi Anda yang menggunakan lensa kontak, gantilah dengan menggunakan kacamata. Penggunaan lensa kontak meningkatkan risiko penularan karena akan membuat tangan lebih sering menyentuh mata.

Para ahli menilai memakai kacamata dapat membuat seseorang lebih sedikit menyentuh mata

4. Tidak menyentuh alat pelindung mata


Saat menggunakan alat pelindung mata, hindari terlalu sering menyentuh alat pelindung tersebut. Alat pelindung dapat terkontaminasi oleh tangan yang kotor.

Terlalu sering membuka tutup alat pelindung mata juga berisiko meningkatkan penyebaran virus. PROAKUN

5. Menggunakan helm sendiri saat berkendara


Gunakan helm pribadi saat berkendara terutama ketika menaiki ojek online. 

Helm yang digunakan beramai-ramai mengandung banyak bakteri dan dapat masuk ke mata, hidung, dan mulut.

Baca Juga - Jangan Di Sentuh Bagian Tubuh Ini Agar Terhindar Dari Virus Corona


RAJABANDARQ

Share:

Monday, June 8, 2020

5 Makanan Yang Meningkatkan Imun Tubuh Lansia

Lansia adalah kelompok rentan terhadap penyakit. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi.

Sad lonely senior man eating soup in empty apartment

Myrenew22 - Orang lanjut usia (lansia) termasuk dalam kelompok rentan sejumlah penyakit, termasuk infeksi virus corona.

Oleh karena itu, lansia mesti memperkuat sistem imunitas agar terhindar dari berbagai penyakit. Salah satu cara meningkatkan sistem imun adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Makanan yang meningkatkan daya tahan tubuh lansia bisa memberikan pertahanan lebih terhadap inflamasi dan berbagai serangan infeksi.

Berikut makanan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh lansia.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


1. Bayam


Ilustrasi Sayuran

RajabandarQ - Bayam kaya akan antioksidan, beta karoten, vitamin A dan C, magnesium, zat besi, dan folat. Semua nutrisi itu baik untuk meningkatkan imunitas tubuh lansia yang sudah renta.


Konsumsi bayam secara rutin membantu menjaga sel dan organ tubuh lansia tetap sehat. Bayam baik untuk mencegah degenerasi makula pada mata lansia.

2. Yogurt


Yogurt

Yogurt dapat meningkatkan kekebalan tubuh lansia. Yogurt mengandung vitamin D dan bakteri baik yang memungkinkan tubuh melawan penyakit.


Situs BandarQ merekomendasikan untuk memilih yogurt yang mengandung Lactobacillus, Bifidus dan Acidophilus. Bakteri-bakteri tersebut baik untuk sistem pencernaan dan kekebalan tubuh.

3. Brokoli


Ilustrasi Brokoli

Brokoli dapat meningkat imunitas para lansia. Brokoli mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang tinggi. 

Sejumlah studi menunjukkan brokoli baik untuk mencegah penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. PROAKUN

4. Almond


Kacang Almond

Kacang almond mengandung vitamin E dan lemak yang baik untuk sistem imun. Vitamin E merupakan bahan utama pembentuk sistem kekebalan tubuh yang sehat. Vitamin E dapat diserap dengan baik saat tubuh juga mengonsumsi lemak.


Dengan mengonsumsi almond, maka tidak perlu lagi menyantap lemak tambahan. Kandungan lemak sehat dalam almond mampu membantu tubuh menyerap vitamin dengan baik.

5. Bawang putih


Ilustrasi bawang putih

Bawang putih baik untuk memerangi infeksi dan meningkatkan sistem imunitas para lansia. Bawang putih juga membantu menurunkan kadar kolesterol serta mengatur tekanan darah dan kadar gula darah.


Tambahkan makanan-makanan yang dapat meningkatkan sistem imunitas pada lansia dalam asupan setiap hari untuk mencegah datangnya berbagai penyakit. 

Baca Juga - 8 Manfaat Daun kelor Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Cegah Diabetes 



Share:

Tuesday, May 5, 2020

Kabar Baik, Ilmuwan Israel Buat Terobosan Antibodi Untuk Lawan Virus Corona

Antibodi tersebut rencananya akan diproduksi pada skala komersial.

Kabar Baik, Ilmuwan Israel Buat Terobosan Antibodi Untuk Lawan Virus Corona

Myrenew22 - Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett mengatakan, para ilmuwan di lembaga penelitian biologi utama negara itu telah membuat terobosan signifikan dalam mengembangkan antibodi terhadap virus corona.

Terobosan itu ditemukan ketika para peneliti menyelesaikan fase pengembangan penelitian dan bergerak untuk mematenkan temuan juga secara massal menghasilkan potensi pengobatan.

Bennett mengunjungi laboratorium Lembaga Penelitian Biologi Israel (IIBR) di Ness Ziona pada Senin (4/5), diawasi oleh Kantor Perdana Menteri dan diberi mandat untuk mengembangkan vaksin virus corona. Situs BandarQ

Bennet ditunjukkan antibodi yang menyerang virus dengan cara monoklonal dan dapat menetralkannya tubuh orang sakit.

Melalui pernyataan resmi IIBR, disebutkan bahwa pengembangan antibodi telah selesai dan lembaga tersebut sedang dalam proses mematenkan temuan. Tahap berikutnya, para peneliti akan mendekati perusahaan internasional untuk menghasilkan antibodi pada skala komersial.

"Saya bangga dengan staf institut untuk terobosan hebat ini. Kreativitas mereka dan pikiran Yahudi membawa pencapaian luar biasa ini," kata Bennett melansir dari One India.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Sebelumnya pada Maret lalu, harian Israel Ha'aretz mengutip sumber-sumber medis, melaporkan bahwa para ilmuwan di institut tersebut telah membuat terobosan signifikan dalam memahami mekanisme biologis dan kualitas virus, termasuk kemampuan diagnostik yang lebih baik.

Juga produksi antibodi bagi mereka yang sudah memiliki virus dan pengembangan vaksin.


Tidak jelas apakah terobosan yang disampaikan kepada Bennett merupakan lanjutan dari laporan itu. Pernyataan itu juga tidak merinci apakah uji coba terhadap manusia akan dilakukan.

IBR didirikan pada tahun 1952 sebagai bagian dari Korps Sains Pasukan Pertahanan Israel dan kemudian menjadi organisasi sipil. Secara teknis di bawah pengawasan Kantor Perdana Menteri, tetapi dalam komunikasi yang erat dengan Kementerian Pertahanan.

Namun, Kementerian Pertahanan, pada Maret, membantah ada terobosan terkait Covid-19 seperti yang diberitakan harian Israel Ha'aretz.

"Jika akan ada sesuatu untuk dilaporkan, itu akan dilakukan dengan cara yang tertib," kata Kementerian Pertahanan mengatakan kepada Ha'aretz.

"Lembaga biologi adalah lembaga penelitian dan pengembangan terkenal di dunia, yang mengandalkan para peneliti dan ilmuwan berpengalaman dengan infrastruktur dan pengetahuan berkualitas tinggi. 

Sekarang ada lebih dari 50 ilmuwan berpengalaman yang bekerja di lembaga itu untuk meneliti dan mengembangkan obat medis untuk virus tersebut," katanya.

Pengembangan vaksin semacam itu membutuhkan proses uji coba pra-klinis yang panjang pada hewan, diikuti dengan uji klinis.

Dilaporkan oleh berita Ynet bahwa pada Februari ada lima pengiriman sampel virus tiba di Israel yakni dari Jepang, Italia, dan negara-negara lain. Mereka dibawa oleh kurir Kementerian Pertahanan yang diamankan khusus ke IIBR dan telah dibekukan pada suhu -80 derajat Celcius. PROAKUN

Sudah ada pekerjaan intensif, termasuk oleh para ahli terkemuka, untuk mengembangkan vaksin sejak itu.


Para ahli percaya bahwa lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan vaksin membutuhkan waktu beberapa bulan hingga satu setengah tahun.

Baca Juga - Awas Bakteri! Begini Cara Memasak Daging Ayam Yang Benar



Share:

LIVE CHAT

Copyright © ASHLEY | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com