Showing posts with label GERD. Show all posts
Showing posts with label GERD. Show all posts

Friday, July 17, 2020

5 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

Tidak hanya untuk menyembuhkan luka pada permukaan kulit, lidah buaya punya beragam manfaat lainnya untuk kesehatan.

Ilustrasi Lidah Buaya

Myrenew22 - Sudah sejak lama lidah buaya dikenal akan manfaatnya untuk kulit. Namun, tidak hanya bermanfaat untuk kulit, tapi lidah buaya juga bermanfaat untuk kesehatan secara menyeluruh.

Lidah buaya atau Aloe barbadensis dikenal sebagai salah satu jenis tanaman sukulen yang memiliki sejarah panjang untuk tujuan pengobatan.

Berikut manfaat lidah buaya untuk kesehatan, mengutip berbagai sumber.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


1. Menurunkan gula darah


Mengutip RajabandarQ, sebuah studi yang diterbitkan di Phytomedicine: International Journal of Phytotherapy and Phytopharmacy menemukan, jus lidah buaya bisa membantu menurunkan kadar gula darah.

Dengan 2 sdm jus lidah buaya per hari, kadar gula darah pada penderita diabetes tipe-2 akan turun. Temuan ini diperkuat dengan studi berikutnya yang memanfaatkan ekstrak lidah buaya.


Namun, orang dengan diabetes yang mengonsumsi obat penurun gula darah sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan lidah buaya. Konsumsi obat bersamaan dengan jus lidah buaya bisa membuat gula darah menurun drastis.

2. Laksatif alami


Lidah buaya juga bermanfaat buat pencernaan, khususnya sebagai laksatif atau pencahar alami. Sebuah penelitian pada tikus menemukan, gel lidah buaya mampu meredakan sembelit.

Mengutip Everyday Health, aloin disebut-sebut sebagai zat yang bertanggung jawab dalam meredakan sembelit. Aloin terdapat pada lateks lidah buaya atau lapisan berwarna kuning di luar gel.


Mayo Clinic menyarankan untuk menggunakannya dalam dosis kecil, sekitar 0,04-0,17 gram.

Intestines with Gut Bacteria on Blackboard

Namun, orang yang menderita penyakit radang usus kronis, kolitis, dan wasir tidak disarankan untuk mengonsumsi lidah buaya. Konsumsi lidah buaya akan menimbulkan kram perut parah dan diare.

Selain itu, orang yang terbiasa mengonsumsi obat pencernaan juga disarankan untuk tidak mengonsumsi lidah buaya karena bisa menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap manfaat obat. Situs BandarQ

3. Menenangkan kulit dari luka bakar


Manfaat lidah buaya untuk kulit telah diketahui sejak lama. Lidah buaya digunakan untuk mengatasi luka, khususnya kulit yang terbakar akibat sinar matahari.

Manfaat lidah buaya satu ini berasal dari kandungan antioksidan yang disebut polifenol. Mengutip Medical News Today, polifenol dan komponen lain pada lidah buaya membantu mencegah pertumbuhan bakteri sehingga membantu penyembuhan luka.

4. Meredam heartburn


Penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) kerap menimbulkan heartburn atau sensasi terbakar di belakang tulang dada yang umumnya muncul saat tubuh berbaring atau membungkuk. Konsumsi lidah buaya terbukti dapat meredakan heartburn.


Sebuah tinjauan pada 2010 menyebut, konsumsi 28-84 gram gel lidah buaya saat jam makan mampu mengurangi keparahan gejala GERD termasuk heartburn. Selain GERD, lidah buaya pun memiliki manfaat buat masalah pencernaan lain seperti konstipasi. PROAKUN

5. Membantu mengatasi jerawat


Mengaplikasikan lidah buaya segar pada kulit mampu membersihkan jerawat. Mengutip Healthline, studi kecil pada 2014 menemukan krim pengobatan jerawat yang dipadu dengan gel lidah buaya terbukti lebih efektif mengatasi jerawat.5. Bantu atasi jerawat


Tak hanya jerawat, manfaat lidah buaya buat kulit pun bisa Anda lihat dari kemampuannya mengurangi kerut dan garis halus di wajah. Studi pada 2009 terhadap 30 perempuan berusia di atas 45 tahun menemukan, konsumsi lidah buaya bisa meningkatkan produksi kolagen dan membuat kulit lebih elastis.

Baca Juga - Kenali Manfaat Minum Air Hangat Di Pagi Hari


 RAJABANDARQ

Share:

Monday, July 13, 2020

Perokok Berisiko Tinggi Idap GERD, ini 5 Alasannya!

Orang yang kebiasaan merokok berisiko tinggi idap GERD.

Perokok Berisiko Tinggi Idap GERD, ini 5 Alasannya!

Myrenew22 - Gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan yang bisa mengiritasi lapisan esofagus.

Banyak orang mengalami refluks asam dari waktu ke waktu. GERD adalah refluks asam ringan yang terjadi setidaknya dua kali seminggu atau sekali seminggu dari yang sedang hingga berat.

Kondisi ini bisa menyerang orang dari segala usia, yakni bayi, anak-anak hingga dewasa. Seseorang bisa mengatasi dan mencegah terjadinya GERD dengan mengubah gaya hidupnya.

Karena, beberapa geya hidup memang memengaruhi tingkat risiko seseorang menderita GERD, salah satunya kebiasaan merokok.

Eddie Thomas, pria dari Oregon, Amerika Serikat salah satu orang yang menderita GERD dengan gejala suara serak dan gatal.

Mulanya, Eddie Thoma mengira dirinya menderita GERD akibat pola makan yang dijalaninya. Kemudian, ia baru menyadari bahwa kebiasaannya merokok itulah justru menyebabkan kondisi ini.

"Aku terkejut ketika tahu itu akibat kebiasaanku merokok. Bahkan aku tidak tahu itu," kata Thomas dikutip dari RajabandarQ.

Sebuah penelitian telah menghubungan merokok dengan GERD. Perokok yang menderita refluks asam konstan sering kali merasa lega bisa mengatasi kondisinya setelah berhenti merokok.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Ilustrasi sakit perut,maag, GERD (Shutterstock)

Penelitian ini juga mengaitkan kebiasaan merokok dengan beberapa komplikasi GERD terburuk, termasuk Barrett's esophagus dan kanker tenggorokan.


Menurut dokter, merokok bisa menyebabkan GERD melalui beberapa cara berikut ini:

1. Memengaruhi sfingter bagian bawah


Nikotin cenderung mengendurkan otot polos di dalam tubuh. Salah satu pertahanan utama tubuh terhadap GERD adalah sfingter esofagus bagian bawah, cincin otot yang menghubungkan otot kerongkongan dan perut.


Sfingter bertugas mengatur perjalanan makanan ke lambung dan mencegah asam dari refluks ke kerongkongan. Situs BandarQ

2. Mengurangi air liur


Air liur mengandung zat penetral asam yang disebut bikarbonat, yang membantu melawan efek refluks asam dan GERD. Pada dasarnya, air liur yang Anda telah berguna untuk memadamkan kerusakan asam apapun yang terjadi akibat refluks.


Sedangkan, perokok menghasilkan lebih sedikit air liur karena memiliki sedikit kemampuan untuk menetralkan asam refluks.

3. Meningkatkan sekresi asam di lambung


Merokok mendorong perut untuk memproduksi lebih banyak asam dan meningkatkan refluks lambung ke kerongkongan. 

Merokok juga tampaknya membuat asam lambung lebih intens dan merusak dengan mempromosikan transfer garam empedu dari usus ke lambung. PROAKUN


4. Mengganggu otot-otot esofagus


Nikotin juga bisa mengganggu otot yang membantu memindahkan makanan ke kerongkongan. Otot-otot ini membantu menghilangkan kerongkongan dari refluks asam yang rusak.

5. Merusak lapisan esofagus


Merokok berbahaya bagi selaput lendir yang membantu melindungi kerongkongan dari kerusakan asam.

Baca Juga - Awas! Makan Garam Berlebih Bisa Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Melemah


 RAJABANDARQ

Share:

LIVE CHAT

Copyright © ASHLEY | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com