Showing posts with label corona. Show all posts
Showing posts with label corona. Show all posts

Thursday, June 18, 2020

Bisa Tingkatkan Ketahanan Tubuh, Begini Cara Mudah Dalam Mencuci Hidung

Selain mencuci tangan, mencuci hidung juga dapat meningkatkan ketahanan tubuh.

Bisa Tingkatkan Ketahanan Tubuh, Begini Cara Mudah Mencuci Hidung

Myrenew22 - Ketahanan tubuh kini sangat penting untuk ditingkatkan di tengah pandemi Covid-19. Tak cuma dengan mencuci tangan, mencuci hidung juga perlu dilakukan karena hidung menjadi salah satu organ yang bisa menjadi pintu masuk virus corona.

Mencuci hidung sangat mudah untuk dilakukan. Disarankan untuk mencuci hidung menggunakan cairan NaCl, bukan menggunakan larutan garam dapur.

"Kita tidak menganjurkan cuci hidung dengan garam dapur, karena garam dapur yang ada di Indonesia itu sudah difortifikasi dengan yodium. Situs BandarQ

Yodium itu sifatnya merusak selaput lendir," jelas Dr. dr. Retno S. Wardani, SpTHT-KL(K) dari Divisi Rinologi, Departemen THT-KL FKUI-RSCM kepada Suara.com, Kamis (18/6/2020).

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


RajabandarQ - Cairan NaCl 0,9 persen sebanyak 500 cc dalam bentuk botol infus bisa ditemukan dengan mudah, dijual bebas di apotek. Harga termurah bisa ditemukan mulai dari Rp 8.000.

Dr. Danni menjelaskan bahwa selama sebulan hanya cukup merogoh kocek sekitar Rp 60 ribu rupiah. Dengan asumsi per lubang hidung membutuhkan 30 cc, digunakan dua kali dalam sehari, sehingga total membutuhkan 120 cc atau sekitar 6 botol sebulan.

"Dan 6 botol per bulan itu bisa di-cover oleh BPJS. Silakan kalau ingin menggunakan beberapa merek lain yang sedikit lebih mahal apabila memiliki biaya lebih," sambungnya.

Alat yang bisa digunakan adalah spuit berukuran 10 cc, yang efektif dan efisien. Namun untuk membelinya diperlukan resep dokter, bisa didapatkan cukup dengan datang ke puskesmas.

Bagi yang baru memulai, bisa dicoba untuk merutinkan dua hari sekali dalam 6-12 minggu. Bisa memilih sebelum tidur atau pada saat bangun tidur.

Apabila baru saja bepergian dari luar, malam dan pagi harus cuci hidung. Bila berada di rumah saja bisa memilih, lebih nyaman sebelum tidur atau saat bangun tidur.

Ada keuntungan apabila memilih mencuci hidung sebelum tidur, yakni mendapatkan kualitas tidur lebih bagus. Sebab hidung kita berasa lebih lega.

"Tidur berkualitas harus disertai napas melalui hidung. Kalau tidur bernapas tidak melalui hidung, sudah pasti kualitas tidurnya tidak baik," kata dr. Danni.

Bagi Anda yang ingin mulai mencoba merutinkan cuci hidung, ada beberapa hal yang perlu disiapkan. 

Pertama-tama, siapkan peralatan seperti spuit 10 cc, botol infus NaCl 0,9 persen 500 cc, dan wadah penampungan air.

Kemudian ikuti langkah-langkah berikut: PROAKUN

Ambil cairan NaCl menggunakan spuit


Kepala dimiringkan, masukkan spuit ke salah satu lubang hidung


Mulut dibuka, tahan napas


Semprotkan dengan kuat


Keluarkan ingus atau sisa cairan, bersihkan menggunakan tisu


Buang tisu pada tempatnya


Lakukan hal yang sama pada lubang hidung satunya



Baca Juga - Perlu Ketahui, Ini Manfaat Cuka Sari Apel Untuk Kesehatan


 RAJABANDARQ

Share:

Thursday, June 11, 2020

Jangan Di Sentuh Bagian Tubuh Ini Agar Terhindar Dari Virus Corona

Jangan Sentuh Bagian Tubuh Ini agar Terhindar dari Virus Corona - JPNN.com

Myrenew22 - Anda kini tahu bahwa virus corona atau COVID-19 terutama menyebar dari orang ke orang melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika berbicara, bersin, atau batuk.


Namun, tetesan kecil itu juga bisa mencemari berbagai permukaan dan hidup hingga beberapa hari.

Tombol elevator, tangga, mesin ATM, dan tangan orang lain hanyalah beberapa hal yang harus Anda sangat perhatikan untuk menghindari tertular COVID-19.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Tetapi, menurut seorang dokter penyakit menular, jika Anda ingin tetap bebas dari virus corona, ada satu hal yang harus Anda hindari untuk disentuh dengan cara apa pun, yakni wajah Anda.

"Agar bisa terinfeksi virus ini, virus harus melakukan kontak dengan selaput lendir," kata Jaimie Meyer, MD, seorang spesialis penyakit menular Yale Medicine dan asisten profesor di Yale School of Medicine, seperti dilansir RajabandarQ, Rabu (10/6).

Karena itu, wajah adalah tempat nomor satu yang tidak boleh Anda sentuh selama pandemi ini karena ketika Anda melakukannya, maka Anda bisa mengantarkan virus COVID-19 langsung ke pintu depan tubuh Anda.

Sayangnya, kebanyakan dari kita terus-menerus menyentuh wajah kita. Satu studi menemukan bahwa rata-rata orang melakukan kontak langsung dengan wajah 23 kali per jam.

Dari semua sentuhan wajah, para peneliti menemukan bahwa 44 persen melibatkan kontak dengan selaput lendir. Situs BandarQ

Dari sentuhan membran mukosa yang diamati, 36 persen melibatkan mulut, 31 persen hidung, 27 persen mata, dan 6 persen merupakan kombinasi dari daerah-daerah ini.

Ingat, mengenakan sarung tangan bedah tidak membebaskan Anda dari kemungkinan kontaminasi akibat menyentuh wajah.

CDC mengingatkan bahwa banyak kuman, bukan hanya coronavirus, bisa disebarkan melalui tangan Anda. 

Selain menghindari menyentuh area wajah Anda, sebaiknya Anda harus selalu menerapkan praktik kebersihan tangan.


Meskipun mencuci tangan dengan sabun dan air adalah cara yang disarankan untuk menghilangkan kuman, 

jika sabun dan air tidak tersedia, menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol adalah pilihan terbaik berikutnya. PROAKUN

Baca Juga - 3 Cara Untuk Mengatasi Gigi Ngilu Bagi Penikmat Kopi



Share:

Tuesday, May 19, 2020

Virus Hewan VS Sistem Kekebalan: Penjelasannya Mengapa Zoonosis Berbahaya

Zoonosis merupakan penyakit yang berasal dari hewan.

Virus Hewan VS Sistem Kekebalan: Penjelasan Mengapa Zoonosis Berbahaya

Myrenew22 - Beberapa ilmuwan yakin bahwa virus corona jenis baru ini berasal dari kelelawar, meski belum ada bukti yang benar-benar menunjukkan hal itu. 

Inilah yang disebut zoonosis, yaitu penyakit yang didapat dari hewan.

Sebelum Covid-19, banyak penyakit termasuk zoonosis, misalnya SARS, MERS, Flu Burung, Ebola, hingga antraks.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Sebuah laporan internasional dari 2012 mengonfirmasikan bahwa 56 jenis penyakit zoonosis bertanggung jawab atas 2,5 miliar kasus penyakit dan 2,7 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya.

Jadi, mengapa penyakit yang didapat manusia dari hewan begitu berbahaya? Sebagian jawabannya adalah karena sistem kekebalan tubuh manusia.


Sedangkan lainnya, karena seleksi alam. Hewan jenis tertentu yang menularkan virus juga berperan.

Ilustrasi virus Sars. [Shutterstock]

Virus hewan vs sistem kekebalan tubuh manusia


Berdasarkan RajabandarQ News Today, salah satu alasan virus dari hewan sangat berbahaya bagi manusia adalah karena manusia tidak memiliki cara untuk menghadapinya.

Sistem kekebalan tubuh kita tidak pernah 'diperkenalkan' pada virus-virus baru ini, jadi ia tidak tahu bagaimana merespons tamu yang tidak diundang itu.

Para peneliti menjelaskan bahwa sebagian besar virus yang masuk ke tubuh manusia berhasil dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh atau melewati sistem pencernaan.

Namun, kadang-kadang, virus hewan berhasil bereplikasi dalam inang manusia.

Momen di mana virus hewan bereplikasi dalam tubuh manusia pertama sangat penting. Pada titik kritis ini, virus dapat bermutasi dan berkembang, di bawah kendala selektif tubuh manusia untuk pertama kalinya, beradaptasi dan meningkatkan dirinya.


Ketika ini terjadi, sistem kekebalan tubuh manusia harus membalas. Perlu 'mengejar' evolusi virus dan menciptakan respons imun. Situs BandarQ

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Tubuh manusia tidak pernah dihadapkan dengan ancaman ini sebelumnya, dan oleh karena itu, mereka tidak memiliki sistem imun yang sudah ada.


Tetapi pertahanan ini, yaitu bagian dari sistem kekebalan adaptif, membutuhkan waktu berhari-haru atau lebih lama untuk diaktifkan.  PROAKUN

Sementara itu, virus mungkin telah berevolusi untuk bereplikasi lebih cepat atau bahkan lolos dari 'pembalasan' sistem kekebalan tubuh.

Sementara itu, virus mungkin telah berevolusi untuk bereplikasi lebih cepat atau bahkan lolos dari 'pembalasan' sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga - 7 Manfaat Buah Mangga, Baik Untuk Rambut Juga Lho 



Share:

LIVE CHAT

Copyright © ASHLEY | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com