Showing posts with label Vitamin C. Show all posts
Showing posts with label Vitamin C. Show all posts

Sunday, August 23, 2020

Bukan Vitamin C, Begini Cara Obati Sariawan Agar Cepat Sembuh

Berikut beberapa cara sembuhkan sariawan, bukan dengan vitamin C.

Bukan Vitamin C, Begini Cara Obati Sariawan Agar Cepat Sembuh

Myrenew22 - Apa yang akan Anda cari ketika sariawan? Suplemen atau minuman dengan kandungan vitamin C tinggi bukan?

Padahal, saat sariawan kita harus menghindari makanan asam dan pedas.

Menempelkan suplemen vitamin C pada bagian yang luka untuk mempercepat kesembuhan juga kurang tepat karena dapat membuat peradangan makin luas.

Berdasarkan Alodokter, stomatis atau yang lebih dikenal dengan sariawan, merupakan peradangan pada mukoasa atau jaringan lunak di dalam mulut. Situs BandarQ 


Umumnya sariawan disebabkan oleh beberapa hal, seperti trauma karena tergigit, infeksi jamur atau virus, perubahan hormon, stres, dan kurangnya nutrisi.

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


Ilustrasi perbedaan gejala sariawan dan herpes di mulut. (Shutterstock)

Biasanya luka sariawan berada di gusi, lidah, dinding mulut atau bibir.

Sariawan yang bukan disebabkan jamur juga akan sembuh sendiri dalam satu hingga dua minggu.


Dilansir RajabandarQ, ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan sendiri di rumah, antara lain:

Menggunakan krim atau salep pereda nyeri.


Berkumur dengan air garam atau soda kue.


Mengompres dengan es batu jika bengkak.


Oleskan madu di bagian luka.


Berkumur dengan teh chamomile dingin.



Konsumsi obat yang tidak meningkatkan asam lambung apabila memiliki maag atau penyakit asam lambung. Daftar RajabandarQ

Baca Juga - 5 Hal Yang Wajib Dilakukan Usai Olahraga


 RAJABANDARQ

Share:

Thursday, June 4, 2020

Uji Awal: Fermentasi Jamu Biji Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Studi awal LIPI menemukan fermentasi jambu biji berpotensi jadi minuman suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. 

organic guava juice in glass cup isolated on white background with fresh guavas

Myrenew22 - Selain dengan memakai masker, jaga jarak aman, dan rajin cuci tangan, mencegah infeksi virus corona juga bisa dilakukan dengan memperkuat sistem imun atau daya tahan tubuh.

Baru-baru ini peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan fermentasi jambu biji berpotensi jadi minuman suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Kami memanfaatkan buah jambu biji merah untuk meningkatkan kerja sistem imun tubuh karena jambu biji mengandung serat terlarut, polifenol, alkaloid, flavonoid," kata salah satu peneliti Pusat Penelitian Kimia, LIPI, Yati Maryati dalam webinar LIPI, Kamis (4/6).

Lebih lanjut lagi Yati memaparkan masing-masing zat gizi membawa manfaat terkait sistem imun tubuh. Polifenol berfungsi membantu melawan pembentukan radikal bebas sehingga memperlambat penuaan dini.

Flavonoid mampu meningkatkan sistem pertahanan tubuh melalui sebuah mekanisme sehingga berpengaruh terhadap aktivasi sel limfosit T dan B. 

Kedua sel merupakan bagian dari respons spesifik kekebalan tubuh. Sel B akan membunuh dan memproduksi antibodi sedangkan sel T akan mengenali, mengingat lalu membunuh bakteri atau patogen. Situs BandarQ

Kemudian alkaloid berfungsi sebagai detoksifikasi, menetralisir racun-racun dalam tubuh serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Selain itu juga terdapat senyawa-senyawa seperti myricetin, quercetin, luteolin, kaempferol dan hesperidin yang memainkan peranan dalam sistem kerja imun.

Tim peneliti pun mengembangkan minuman kesehatan berbahan jambu biji merah dengan teknik fermentasi.

Yati menjelaskan timnya menggunakan suplementasi prebiotik Scoby (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) sehingga menghasilkan produk minuman kesehatan dengan kandungan asam amino esensial, asam asetat, asam laktat, asam glukonat, asam glukoronat, dan senyawa organik lainnya.


Selain itu juga terdapat vitamin B dan B, juga polifenol, enzim, antioksidan dan alkaloid.

Apa saja manfaat kesehatan dari minuman fermentasi jambu biji?

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online


1. Antioksidan, polifenol dan flavonoid, vitamin C, mampu memperkuat sistem imun.


2. Probiotik dan asam glukonat mampu mendetoksifikasi racun.


3. Enzim dan vitamin B bermanfaat untuk meningkatkan energi.


4. Asam-asam amino esensial, bermanfaat untuk metabolisme lemak, fungsi kekebalan tubuh (threonine), detoksifikasi (methionine) dan respons imun (histidin).


5. Asam lemak rantai pendek dan asam organik, berfungsi sebagai antimikroba dengan mengganggu membran sel, menghambat transpor aktif (perpindahan atau pergerakan yang memanfaatkan energi untuk memasukkan dan mengeluarkan ion-ion serta molekul melalui membran sel), mengurangi pH intraseluler (dalam sel) dan menghambat berbagai fungsi metabolisme.


RajabandarQ - "Hasil riset yang sudah dikeluarkan terbukti teknik fermentasi meningkatkan kadar antioksidan, polifenol dan flavonoid, lebih tinggi daripada jus jambu biji biasa," ujarnya.

Akan tetapi hingga kini produk minuman suplemen belum bisa dinikmati masyarakat secara luas. Masih perlu waktu panjang hingga produk sampai ke tangan individu.

Yati berkata penelitian masih berlangsung termasuk formulasi juga optimalisasi proses untuk menemukan senyawa bioaktif lainnya. 

"Belum sampai uji in vivo, in vitro, apalagi uji klinis," katanya.

Sampai saat ini, cara yang disarankan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari infeksi virus corona adalah dengan makan makanan bergizi, istirahat cukup, perbanyak minum air putih, olahraga teratur, dan minum suplemen jika diperlukan. PROAKUN

Baca Juga - 7 Manfaat Makan Apel Dengan Kulitnya Bagi Kesehatan



Share:

Wednesday, June 3, 2020

7 Manfaat Makan Apel dengan Kulitnya bagi Kesehatan

Manfaat Makan Apel dengan Kulitnya 

Manfaat Makan Apel dengan Kulitnya

Myrenew22 - Manfaat makan apel dengan kulitnya ternyata sangat baik untuk kesehatan. Padahal tidak sedikit juga orang yang memilih makan apel dengan dikupas terlebih dahulu. Padahal makan apel dengan mengupas kulitnya ini dapat mengurangi gizinya.

Namun, masih banyak orang yang ragu makan apel dengan kulitnya karena adanya zat lilin atau sisa pestisida pada kulit apel. Padahal, hal ini bisa kamu atasi dengan mencucinya dengan benar. Sehingga apel yang kamu makan tetap memberikan gizi yang maksimal.

Manfaat makan apel dengan kulitnya dipengaruhi oleh berbagai kandungan nutrisinya. Buah apel dan kulitnya diketahui sebagai sumber serat, vitamin A, K, dan C, mineral, hingga sumber antioksidan. Hal inilah yang memberikan manfaat untuk kesehatan.

Berikut RajabandarQ rangkum tentang manfaat makan apel dengan kulitnya dari berbagai sumber, Selasa (2/6/2020).

RajabandarQ: Situs Bandarq, DominoQQ, Poker Online



Sumber Serat dan Vitamin C

ilustrasi buah apel/pexels

Sumber Serat


Manfaat makan apel dengan kulitnya yang pertama adalah sebagai sumber serat. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran sistem pencernaan. Satu buah apel ukuran medium memiliki total 4,4 gram serat.


Kandungan serat ini dapat mencegah sembelit atau konstipasi. Tidak hanya itu, kandungan serat dalam kulit apel juga membuat kamu merasa kenyang lebih lama, mencegah gula darah naik dan memperlambat penyerapan nutrisi. Kandungan serat ini bahkan juga dapat menurunkan kolestrol. Poker Online

Sumber Vitamin C


Manfaat makan apel dengan kulitnya yang kedua adalah lebih tinggi kandungan vitamin C. Namun, saat kamu mengupas kulit apel maka kandungan tersebut akan menurun. Bahkan, hampir setengah kandungan vitamin C pada buah apel berada di kulitnya.

Pada apel yang tidak dikupas, kandungan vitamin C di dalamnya adalah sekitar 10,3 miligram. Sedangkan pada apel yang dikupas, kandungan vitamin C di dalamnya hanya sekitar 8,6 miligram


Vitamin C pada apel merupakan kunci penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh untuk membasmi kuman penyebab penyakit. Tidak hanya itu, vitamin C juga memegang peran besar dalam melawan radikal bebas penyebab penuaan dini.

Mencegah Kanker dan Sebagai Sumber Vitamin A dan K


buah apel

Mencegah Kanker


Mencegah kanker juga merupakan salah satu manfaat makan apel dengan kulitnya bagi kesehatan. Berdasarkan sebuah penelitian dari Universitas Cornell tahun 2007, menunjukkan bahwa terdapat kandungan triterpenoid pada kulit apel. Kandungan ini memiliki kemampuan untuk membunuh sel kanker khususnya pada sel kanker usus besar, payudara dan liver.


Selain itu, sebuah studi yang dilakukan oleh American Institute for Cancer mengatakan bahwa apel merupakan sumber antioksidan yang baik. Antioksidan ini dapat menurunkan resiko kanker paru-paru. Situs BandarQ

Sumber Vitamin A dan K


Apel memang dapat dijadikan sumber vitamin yang baik untuk kesehatan. Selain menjadi sumber vitamin C, manfaat makan apel dengan kulitnya juga memberikan vitamin A dan K untuk tubuh.

Perbedaan angka gizi pada apel yang dimakan bersama kulit atau dikupas juga terjadi pada kandungan vitamin A dan K. Apel yang tidak dikupas mengandung 120 IU vitamin A dan 4,9 mikrogram vitamin K. Sementara itu, apel yang dikupas hanya mengandung 82 IU vitamin A dan 1,3 mikrogram vitamin K.


Perlu diketahui, kedua vitamin tersebut memegang peranan penting untuk memelihara kesehatan dan kerja mata, kulit, tulang, maupun organ tubuh lainnya.

Mengatasi Masalah Pernapasan, Sumber Mineral, Membantu Menurunkan Berat Badan


buah apel

Mengatasi Masalah Pernapasan


Manfaat makan apel dengan kulitnya juga berguna untuk mengatasi berbagai masalah pernapasan. Jenis flavonoid bernama quercetin sebagian besar ditemukan di kulit buah daripada daging buah, termasuk pada apel. Sebuah penelitian mengungkapkan seseorang yang mengonsumsi sedikitnya lima buah apel per minggu memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik. Sehingga bisa menurunkan risiko asma.

Selain itu, quercetin ini juga bisa membantu mencegah kerusakan otak yang berkaitan dengan penyakit alzheimer dan masalah degeneratif lainnya. PROAKUN

Sumber Mineral


Selain sebagai sumber vitamin dan serat, manfaat makan apel dengan kulitnya berikutnya adalah sebagai sumber mineral. Sebuah studi dari Universitas Illinois mengandung mineral penting seperti potassium, kalsium, asam folat, zat besi dan fosforus.

Mineral tersebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menguatkan tulang hingga meregulasi pertumbuhan sel dan memproduksi sel darah merah.

Terutama pada potassium, apel yang tidak dikupas mengandung 239 miligram potasium, sedangkan yang dikupas hanya mengandung 194 miligram potasium. Potasium penting bagi tubuh karena zat gizi tersebut merupakan salah satu komponen penting yang tugasnya menjaga kesehatan organ vital, seperti jantung, otot, dan sistem saraf.

Membantu Menurunkan Berat Badan



Manfaat makan apel dengan kulitnya juga dapat membantu menurunkan berat badan. Kulit apel memiliki kandungan ursolic acid yakni kandungan esensial yang dapat melawan obesitas. Ursolic acid meningkatkan lemak otot dengan merubah kalori terbakar sehingga menurunan resiko obesitas.

Membersihkan Apel Sebelum Mengonsumsinya


tips mencuci buah

Banyak orang yang masih ragu untuk memakan apel sekaligus dengan kulitnya. Hal ini disebabkan adanya zat lilin maupun sisa pestisida yang mungkin masih melekat pada kulit apel. Namun kamu bisa menghilangkan zat berbahaya tersebut dengan mencucinya menggunakan baking soda.

Penggunaan baking soda untuk melarutkan zat berbahaya yang menempel pada kulit apel ini telah diuji melalui studi yang dipublikasi di Journal of Agricultural and Food Chemistry.

Berikut langkah-langkah membersihkan kulit apel dengan baking soda:

Pertama, larutkan 1 sendok makan baking soda dengan 100 cc air bersih dan rendam apel selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih yang mengalir, dan jika perlu gunakan spons untuk menggosok kulit apel selagi dibilas.


Dengan begitu, lapisan lilin dan sisa pestisida yang mungkin menempel pada kulit apel akan ikut larut bersama air cucian. Dengan demikian, apel aman dikonsumsi dan tetap mengandung kadar gizi yang tinggi.

Baca Juga - Air Kelapa VS Santan Kelapa, Manakah Yang Lebih Bergizi dan Menyehatkan?



Share:

LIVE CHAT

Copyright © ASHLEY | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com